Jumat, 22 Agustus 2014

I want to see the world too !!!! Bacpacker Gembel 1

Sebulan lalu saya mulai meragukan keputusan saya untuk menjadi seorang dokter dan menjalani kuliah kedokteran seperti yang diinginkan semua keluarga saya. Iseng-iseng saya membeli tiket PP Singapura-Jakarta dan mengepak barang-barang saya disebuah ransel berukuran sedang. " Mungkin saya harus melihat sendiri dunia ini,saya tidak mau hidup tanpa cerita dan hidup begini-begini saja "  itu yang terbesit di kepala saya. Dramatis memang. Saya bukanlah anak manja yang mengingikan sesuatu dengan meminta uang orang tua, maka saya memutuskan untuk travelling ala "Backpacker Gembel" heheheh.

Berbekal ransel berukuran sedang, izin orang tua, dan uang seadanya saya pergi ke negara Patung Singa itu untuk pertama kalinya sendirian. Sebagai seorang Backpacker. Setibanya di Bandara Changi Airport angin sejuk langsung saya rasakan. Negara ini memang lebih maju dan bersih. Sistem transportasi yang sangat memadai dan nyaman juga bersih. Mayoritas penduduk dan pendatang di negara ini menggunakan Bahasa Inggris. Hal ini membuka mata saya yang semakin sadar pentingnya bahasa internasional ini.

Yuki dari China

Negara tempat berbagai macam turis dari berbagai belahan dunia bertemu. Saya mendapat beberapa teman baru dari London, Jerman, Filipina. China, Korea, New Zealand, dan Taiwan disini. Betapa pengalaman yang sangat menyenangkan dan berarti untuk saya, terlebih lagi sebagian besar diantara mereka yang saya temui juga mahasiswa yang sedang memanfaatkan summer atau musim panas untuk mengelilingi belahan dunia yang lain.

Saya suka mengamati kehidupan orang-orang disana. Bagaimana mereka menghargai perbedaan tidak memandang bahwa kita turis asia, kaukasia ( orang kulit putih ) , ataupun colored ( orang kulit hitam). Bagaimana mereka sangat menaati aturan yang menjadikan salah satu alasan negara mereka dikenal oleh dunia. Bagaimana mereka serius dalam bekerja.

INTRO  :  Saya punya cerita, suatu malam saya sangat lapar dan memutuskan untuk makan disebutah foodcourt dan betapa pedihnya hati saya saat melihat karyawan yang bekerja untuk membersihkan, mencuci piring, serta merapikan meja dan kursi adalah para kakek nenek yang sudah tua dan renta juga bungkuk. Makanpun tak enak rasanya menyaksikan hal ini dan teringat lagi di negara sendiri orang-orang yang masih kuat dan mampu hanya bisa mengangkat tangan dan meminta-minta di pinggir jalan.
Hal seperti itu membuat saya sadar mengapa kita membuang-buang waktu dan tidak berusaha. Menjadikan diri saya sangat bersyukur atas pencapaian saya saat ini.


MRT Singapore

Akomodasi dan transpportasi anda bis menggunakan MRT dan LRT untuk MRT tiketnya dijual disetiap stasiun menggunakan mesin otomatis, sedangkan untuk LRT anda bisa membayar tapi selalu sediakan recehan atau uang kecil jika memilih membayar langsung.
Bagi yang menggunalkan STP atau Singapore Tourist Pass untuk MRT jangan lupa mengembalikan STP tersebut karena anda bisa mengambil kembali deposit 10$ dari STP tersebut.Lumayan buat uang makan kan?hahahahaha


                                                        Lagi nyantai di Merlion Park



Mengunjungi Singapura memang kurang lengkap rasanya sebelum mengunjungi Patung Singa di Merlion Park. Orchard Road, Bugis, Little India, dan Universal Studio Singapore (tiket masuk 74$). Saya sarankan untuk tidak masuk dalam Universal Studio Singapore karena selain tiket masuk yang mahal wahananya juga tidak terlalu banyak. 

Istirahat dulu di Orchard Road

Tips buat backpacker, jalan-jalan ke Orchard Road ga bisa cuman sehari. Orchard Road ini
merupakan jalan yang di sepanjang jalan itu sendiri semuanya mall. Sebagai backpacker kalian bisa main sebentar terus foto-foto di ION Orchard dan lain-lain. Ga usah belanja deh, barang-barang disini lumayan mahal haganya mending simpen duitnya buat jalan ke tempat lain.

Lagi di USS


USS berda dalam sentosa Island untuk pergi ke Sentosa Island bisa naik MRT ke Harbourt Front lalu jalan kaki dari VivoCity ke Sentosa Islan dan hanya membayar 1$ untuk masuk. Juga jangan lupa selalu bawa botol minum karena kita bisa mengisinya dengan tap water yang banyak tersedia juga harganya gratis daripada harus membeli minuman botolan yang harganya sangat mahal untuk kantong dan dompet saya.

National Museum of Singapore

Saat hari hujan anda bisa mengunjungi museum, beberapa museum mengenakan tarif tapi ada beberapa pula yang gratis. selalu bertanya karena beberapa museum mengenakan tarif yang lumayan mahal.

Singapore Botanic Garden

Jangan lupa juga mengunjungi taman-taman di Singapura yang sangat menarik seperti Labrador Park, Singapore Botanic Garden, dll.

Untuk hostel dan makanan pilihlah tempat disekitar daerah Bugis. Recomended. Selain hostel yang lebih murah juga makanan yang harganya lebih terjangkau tesedia di daerah ini.
Jangan lupa menyiapkan uang cadangan di tempat tersembunyi jikalu sewaktu-waktu anda membutuhkannya. 

Kuatkan betis anda, karena anda akan lebih banyak berjalan kaki tapi jangan khawatir banyak restroom yang tersedia di tempat umum dimana saya sering menggunakan ruang ganti pakaian untuk tidur sebentar.

Manfaatkan peta atau map gratis yang bisa anda minta di stasiun, bandara, atau hostel and menginap dibandingkan gadget.

Jika anda belanja lebih 100$ anda bisa meminta Tax Refund sebesar 7% dari nominal pembelian anda.Pastikan anda meminta formulir GST Tax Refund dan cap dari toko anda belanja. Untuk mengklaim GST Tax Refund anda bisa menemukan penyedia layanan ini di Bandara Changi.
Mengunjungi Singapura juga persiapkan tas kecil/tas selempang karena anda tidak akan mau berkeliling menggunakan tas belakang yang berat bukan?
Bawalah barang-barang penting anda,tetapi anda juga bisa menyimpannya di loker hotel/hostel tempat anda menginap.

Untuk mencari tempast wisata, belanja, kebudayaan, dan hiburan lain yang recommended anda bisa menggunakan aplikasi TripAdvisor di gadget anda. barang-barang yang dijual di negara ini memang bagus dan kualitasnya tak diragukan tapi ya getoooo deh harganya pada  MAHAL untung kangtung backpacker. Kesimpulannya negara ini dan negara mahal, jangan belanja yang tidak perlu dan jangan malu bertanya harga ataupun menanyakan yang gratis HAHAHAHAHA.

Mengunjungi Singapuran tak membuat saya puas, saya malah semakin haus ingin mengililingi dan mengunjungi negara-negara lainnya. Menjadi mahasiswa mempersempit kemungkinan saya untuk menjadi seorang Backpacker. Tapi saya ingin mengunjungi negara lainnya. Mungkin tahun depan :)

Saran saya jika ingin menjadi seorang backpacker mulailah menabung. Itienary? You dont need it!!! Banyak-banyak bertanya pada masyrakat lokal tempat yang recommended di negara mereka.

" Life just too short to keep living under your shell, break it and see the world "
                                                                                           " you will never know until you see it "